Pekerjaan Penyemprotan Cairan Anti Rayap

Pekerjaan Penyemprotan Cairan Anti Rayap
(penyemprotan, anti rayap, cairan, kontraktor, supplier, pengewas lapanga, fondasi, tie beam, sloof, alat pelindung diri, apd)
            Pekerjaan penyemprotan cairan anti rayap dilakukan untuk meracuni rayap yang berada di sekitar area pembangunan, agar rayap tersebut tidak bisa hidup atau berkembang biak sehingga kerusakan yang diakibatkan oleh rayap dapat diminimalisir.
Penyemprotan cairan anti rayap dapat dilakukan ketika pekerjaan galian fondasi sudah selesai, pekerjaan urugan tanah fondasi sudah dilakukan dan pekerjaan lantai kerja untuk plat lantai atau tie beam/sloof yang berhubungan/terkena dengan tanah langsung. Area tersebut harusnya dilakukan penyemprotan cairan anti rayap, tapi semuanya tergantung kontrak kerja antara Pemilik Proyek dan Kontraktor.
Pekerjaan penyemprotan cairan anti rayap dilakukan dengan campuran obat anti rayap + air bersih, di mana takarannya berbeda – beda tergantung produk anti rayap yang digunakan dan pengecekan oleh tim anti rayap terhadap area yang sedang dibangun untuk mengetahui takaran yang pas untuk pembasmian rayap.
Di proyek ini penyemprotan cairan anti rayap hanya dilakukan ketika proses penggalian fondasi dan tie beam/sloof, ketika pekerjaan galian atau lantai kerja sudah dikerjakan maka dilakukan pekerjaan penyemprotan cairan anti rayap, di mana saat dilakukan pekerjaan tersebut harus disaksikan oleh pengawas proyek dan pelaksana kontraktor, agar campuran cairan anti rayap dan air sesuai dengan prosedur yang sudah disepakati dan melakukan mapping area yang sudah dikerjakan,
Ketika dilakukan penyemprotan cairan anti rayap, supplier harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang sesuai dengan kebutuhannya seperti : wearpack, helmet, gloves, respirator, googles and safety boots. Kemudian diharapkan tidak ada kegiatan pekerjaan selain penyemptoran cairan anti rayap di area yang sudah ditentukan, dikarenakan jika ada pekerjaan di area yang sedang dilakukan penyemprotan cairan anti rayap dapat mengakibatkan sesak atau pusing, hal ini bisa merugikan pekerja dan kontraktor.
Kontraktor dan supplier anti rayap harus melakukan pengecekan cuaca dikarenakan ketika penyemprotan dilakukan dan terjadi hujan maka penyemprotan cairan anti rayap menjadi tidak maksimal dan harus dilakukan penyemprotan ulang, hal ini dapat merugikan dari pihak kontraktor dan supplier.
Jika penyemprotan cairan anti rayap selesai makan supplier dan kontraktor akan membuat mapping area yang sudah dikerjakan, kemudian akan di tanda tangan bersama kontraktor, supplier dan pengawas lapangan. Di mana setiap pekerjaan akan ada garansi sesuai kesepakan dari pihak kontraktor/ supplier jika terjadi hal – hal yang tidak terduga.
Untuk teman – teman yang membaca tulisan pada blog saya, jika ada salah dalam penulisan atau kesalahan dalam langkah pekerjaan mohon di maafkan dan tolong bantu dikoreksi. Terima kasih


Penyemprotan Lantai Kerja Tie Beam
Penyemprotan Cairan Anti Rayap Lantai Kerja Tie Beam

Penyemprotan Lantai Kerja Pile Cap
Penyemprotan Cairan Anti Rayap Lantai Kerja Pile Cap
 

0 Response to "Pekerjaan Penyemprotan Cairan Anti Rayap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel