Surat Teguran Proyek

Surat Teguran Proyek
Form Surat Teguran


Pelaksanaan proyek konstruksi ditempat yang saya tinjau tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana, ada saja masalah yang didapat dari material yang akan digunakan kosong, tenaga kerja yang kurang, Owner belum bayar progres Kontraktor dll. Biasanya bila ada pekerjaan yang tidak sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati, Konsultan pengawas akan meminta alasan yang diberikan Kontraktor. Setiap ada masalah di lapangan tidak langsung di beri surat teguran, tapi akan diingatkan secara lisan terlebih dahulu kecuali masalah yang di timbulkan berakibat sangat fatal. Surat teguran dibuat oleh Konsultan Pengawas lalu diberikan kepada Kontraktor, dimana salah satu fungsinya agar Project Manager mengetahui permasalahan dilapangan kemudian Kontraktor bisa langsung memperbaikinya. Sebenarnya bila surat teguran sampai keluar berarti pekerjaan dari kontraktor tersebut sedang tidak baik (bermasalah)

Contoh :
Ada proyek pembangunan apartemen, dimana pekerjaan struktur sudah selesai dan pekerjaan non-struktur dalam proses pengerjaannya. Pekerjaan non-struktur tersebut adalah pemasangan bata ringan, dimana pasangan bata ringan baru sampai lantai 4 dan lantai selanjutnya belum bisa dikerjakan karena kurangnya tenaga pekerja. Konsultan Pengawas akan menanyakan kepada pelaksana perihal pemasangan bata ringan yang kurang tenaga kerjanya, disitu biasanya pelaksana akan menjanjikan kapan tenaga kerja bata ringan tersebut datang. Jika setelah hari yang dijanjikannya pengawas tersebut tenaga pemasangan bata ringan belum datang maka Konsultan Pengawas akan membuat surat teguran, dimana dalam surat teguran tersebut akan dijelaskan masalah kekurangan tenaga kerja. Biasanya Kontraktor tidak mau mendapat surat teguran, karena akan merusak nama Perusahaannya dan nama orang yang di sebut dalam surat teguran itu. Selain Kontraktor yang bisa saja dapat teguran dari Konsultan Pengawas, Konsultan pengawas juga bisa dapat surat teguran dari Owner lapangan jika pekerjaan yang diawasinya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

0 Response to "Surat Teguran Proyek"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel