Slump Beton Proyek Apartemen

Slump Beton
(pengawas, pengawas proyek, pengawas lapangan, manajemen konstruksi, slump beton)

Slump beton menurut SNI-03-1972-1990 ialah besaran kekentalan (viscocity)/ plastisitas dan kohesif dari beton segar. Lalu menurut SNI-1972-2008 Slump beton didefinisikan penurunan ketinggian pada pusat permukaan atas beton yang diukur segera setelah cetakan uji slump diangkat. Beton segar adalah adukan beton yang bersifat plastis yang terdiri dari agegat halus, agregat kasar, semen, dan air, dengan atau tanpa bahan tambah atau bahan pengisi. Workability beton adalah kemudahan pengerjaan beton segar.

Slump beton pada pekerjaan pengecoran lubang bore pile di proyek ini lumayan ketat, karena prosesnya akan langsung diawasi oleh Kontraktor, Owner lapangan dan Manajemen Konstruksi. Setiap beton yang di slump harus di dokumnetasikan, disini setiap satu titik lubang bore pile harus dilakukan minimal satu kali test slump, satu titik lubang bore pile memerlukan sekitar 26 m3 atau sekitar empat truk mixer dengan kapasitas beton ready mix untuk satu truk mixer 6 m3 – 7m3. 

Setelah beton di slump lalu dilakukan pembuatan benda uji untuk di test tekan, pembuatan benda uji di proyek ini lumaya banyak. Pengujian test tekan di proyek ini dari umur beton 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari dimana setiap test tekan ada tiga benda uji, jadi setiap titik lubang bore pile yang akan di cor ada dua belas benda uji. Untuk benda uji yang berumur 7 hari, 14 hari dan 21 hari akan di lakukan test tekan di batching plan supplier tapi untuk yang berumur 28 hari di test di tempat yang sudah disepakati oleh Owner lapangan, Manajemen Konstruksi , Kontraktor bore pile dan Supplier. Laporan test dari umur 7 sampai 28 hari akan di kirimkan ke Owner dan Manajemen Konstruksi.

Tahapan Test Slump di Proyek ini :

Alat : Kerucut Terpancung, Tongkat Pemadatan, Pelat Logam, Sendok Semen, Meteran dan Gerobak.
Material : Beton Ready Mix

1. Keluarkan beton ready mix dari truk mixer dan tampung pada gerobak untuk dijadikan sampel,
2. Siram dengan air bersih cetakan “kerucut terpancung”,pelat logam dan sendok semen,
3. Cari tempat yang rata dan datar untuk melakukan pengujian slump beton.
4. Letakan pelat logam di tempat yang rata dan datar dan diatasnya letakan kerucut terpancung,
5. Isi cetakan sampai penuh dengan beton ready mix sampai penuh dalam tiga lapis, tiap lapis kira – kira 1/3 isi cetakan. Setiap lapis ditusuk dengan tongkat pemadatan dua puluh lima kali secara merata, tongkat harus menusuk sampai lapisan bagian bawah tiap – tiap lapisan.
6. Setelah selesai penusukan ratakan permukaan benda uji dengan tongkat dan sisa beton yang ada disekitar benda uji harus di singkirkan,
7. Cetakan di angkat perlahan – lahan tegak lurus ke atas,
8. Lalu balikan cetakan dan letakan di samping benda uji,
9. Taruh besi pemdatan di atas cetakan lalu ukur dengan meteran beda tingginya antara cetakan dengan benda uji, ukurlah dengan tegak lurus. Tulis slum yang didapat lalu dokumnetasikan.
Gerobak Siap Tampung Beton
Ketika Teknisi Tidak Bawa Gerobak
Sampel Beton Untuk Test Tekan

 Video : Subscriber, Like, Command an Share, 
 Klik Disini
Itulah tahapan test slump di proyek yang saya awasi, slump beton untuk pekerjaan bore pile di proyek ini 18±2. Untuk teman – teman yang membaca blog saya bila ada salah penulisan atau ada yang salah dalam tahapan tahapan pekerjaan mohon di maafkan  dan tolong bantu dikoreksi, saya hanya seorang pekerja baru dilapangan.Terima kasih

Note : Gambar diatas sudah saya edit


0 Response to "Slump Beton Proyek Apartemen"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel